NFS
Konfigurasi NFS Server Server pada /etc/export contoh: /home/very/ 192.168.1.32(rw) localhost(ro) jalankan portmap dan nfs dan yakinkan semua firewall mati dulu setia perubahan pada /etc/export lakukan perintah exportfs -ra untuk melakukan tes coba pada localhost dulu mount -t nfs localhost:/home/very /mnt/data dari client jalankan portmap dan nfs kemudian mount -t nfs 192.168.1.32:/home/very /mnt/data kalau ada error coba cek di /var/log/message atau /var/log/syslog izin akses pada file /etc/export 192.168.1.0/24(ro), dengan syarat ini kita memberi izin akses hanya readonly(ro) untuk membaca dan menulis (rw). jika ingin menulis sekelompok nama host dengan tanda bintang (*) contoh: /home *.pilp.nurulfikri.com(rw) option no_root_squash mendisable perlakuan khusus nfs terhadap file yang dimilik root. Option ini berguna untuk sistem seperti diskless atau LTSP yang memerlukan akses root secara penuh terhadap file system. contoh: / 192.168.1.0/24(rw,no_root_squash) * Setelah itu anda jika perlu mengkonfigurasi file /etc/hosts.allow dan /etc/hosts.deny seperti berikut : # hosts.allow portmap: 192.168.0.2 lockd: 192.168.0.2 rquotad: 192.168.0.2 mountd: 192.168.0.2 statd: 192.168.0.2 # hosts.deny lockd:ALL mountd:ALL rquotad:ALL statd:ALL * Kemudian jalankan portmap dan nfs, dengan cara sebagai berikut : /etc/rc.d/init.d/portmap start /etc/rc.d/init.d/nfs start Perhatikan urutan tersebut di atas. * Periksalah konfigurasi NFS server anda dengan cara : rpcinfo -p Berikut ini adalah contoh hasil tampilan perintah di atas : # rpcinfo -p program vers proto port 100000 2 tcp 111 portmapper 100000 2 udp 111 portmapper 100024 1 udp 1024 status 100024 1 tcp 1024 status 100011 1 udp 655 rquotad 100011 2 udp 655 rquotad 100005 1 udp 1025 mountd 100005 1 tcp 1025 mountd 100005 2 udp 1025 mountd 100005 2 tcp 1025 mountd 100005 3 udp 1025 mountd 100005 3 tcp 1025 mountd 100003 2 udp 2049 nfs 100003 3 udp 2049 nfs 100021 1 udp 1026 nlockmgr 100021 3 udp 1026 nlockmgr 100021 4 udp 1026 nlockmgr Jika sistem anda telah dapat memberikan tampilan yang serupa, maka sekarang kita dapat melanjutkan dengan melakukan konfigurasi di sisi client. Konfigurasi NFS Client NFS swap NFS Swap patch akan mengijinkan workstation untuk menggunakan swapfile yang berada pada NFS server. Konsep ini akan sangat berguna jika workstation tidak memiliki memori yang cukup untuk melakukan swapping, pada beberapa komputer yang cukup tua tidaklah mudah untuk menambahkan memori dengan jenis memori yang sudah tidak diproduksi lagi. Kemampuan swap over NFS tersebut dapat menggunakan kembali komputer yang sebelumnya sudah tidak dapat difungsikan sebagai akibat keterbatasan memory. Jika direktori yang digunakan adalah /usr/src/linux-2.6.x dan patch berada di /usr/src, gunakan perintah berikut untuk memeriksa patch tersebut : patch -p1 -dry-run < ../linux-2.4.9-nfs-swap.diff Perintah tersebut akan memeriksa apakah patch tersebut dapat difungsikan dengan benar. Jika tidak terdapat kesalahan maka hilangkah option -dry-run dan ulangi perintah tersebut : patch -p1 < ../linux-2.4.9-nfs-swap.diff
This entry was posted on Saturday, September 8th, 2007 at 10:31 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.